Syamsul 'isul' Arifin

kartunis dan desainer

Thu, Dec 20, 2018

Mengapa Craftyjs

craftyjs

Begitu banyak HTML5 game engine yang bertebaran saat ini. Pasher, Babylon dan sebagainya. Kita bisa mengintip HTML5 Game Engine lainnya di https://html5gameengine.com/. Tapi seringkali chemistry mengantarkan kita untuk memilih. Saya sih kepincut sama Craftyjs. Ini sebuah review kecil tentang craftyjs.

  1. Simple. Pengorganisasiannya rapi dan cukup mudah dimengerti. Syntaxnya mirip jquery.

    
    window.onload = function() {
    Crafty.init();
    // A blue block, controlled by arrow keys
    var player = Crafty.e(“2D, Canvas, Color, Fourway”)
        .attr({x:100, y:100, w:50, h:50})
        .color(“blue”)
        .fourway(3);
    };
    
    

  2. Ringan. File craftyjs besarnya sekitar 6900-an kb.

  3. Kompatibel dengan Jquery. Bila kamu adalah fans jquery, Crafyjs bisa berjalan dengan jquery. Sejauh ini saya belum menemukan konflik dengan jquery. Bahkan bisa ditambahkan dengan jquery-UI

  4. Kompatible dengan Android. Craftyjs bisa digunakan untuk membuat aplikasi android. Tentu perlu melakukan setting tertentu agar sesuai. Tidak semua html5 game engine berjalan dengan baik ketika digunakan untuk aplikasi android. Craftyjs, sejauh ini bisa berjalan dengan baik.

  5. Dokumentasi yang bisa dibilang cukup lengkap.

Ada hal-hal tertentu yang sedikit memberi nilai negatif dari craftyjs

  1. Forum yang tidak ramai. Walau demikian biasanya ada yang menjawab pertanyaan yang benar-benar dianggap penting.
  2. Pengembangannya lambat. Walau lambat, craftyjs tidak mati.
comments powered by Disqus